Interview Question

March 3, 2008 at 8:56 pm | Posted in Uncategorized | Leave a comment
Tags:

Sample Interview Questions with Suggested Ways of Answering

 

Q.   Tell me about yourself.

A.   This is the dreaded, classic, open-ended interview question and likely to be among the first. It’s your chance to introduce your qualifications, good work habits, etc. Keep it mostly work and career related.

 

Q.   What are your strengths?

A.   Point out your positive attributes related to the job.

 

Q.   What are your weaknesses?

A.   Everybody has weaknesses, but don’t spend too much time on this one and keep it work related. Along with a minor weakness or two, try to point out a couple of weaknesses that the interviewer might see as strengths, such as sometimes being a little too meticulous about the quality of your work. (Avoid saying “I work too hard.” It’s a predictable, common answer.) For every weakness, offer a strength that compensates for it.

 

Q.   Which adjectives would you use to describe yourself?

A.   Answer with positive, work-oriented adjectives, such as conscientious, hard-working, honest and courteous, plus a brief description or example of why each fits you well.

 

Q.   What do you know about our company?

A.   To answer this one, research the company before your interview.

 

Q.   Why do you want to work for us?

A.   Same as above. Research the company before your interview. Avoid the predictable, such as, “Because it’s a great company.” Say why you think it’s a great company.

 

Q.   Why should I hire you?

A.   Point out your positive attributes related to the job, and the good job you’ve done in the past. Include any compliments you’ve received from management.

 

Q.   What past accomplishments gave you satisfaction?

A.   Briefly describe one to three work projects that made you proud or earned you pats on the back, promotions, raises, etc. Focus more on achievement than reward.

 

Q.   What makes you want to work hard?

A.   Naturally, material rewards such as perks, salary and benefits come into play. But again, focus more on achievement and the satisfaction you derive from it.

 

Q.   What type of work environment do you like best?

A.   Tailor your answer to the job. For example, if in doing your job you’re required to lock the lab doors and work alone, then indicate that you enjoy being a team player when needed, but also enjoy working independently. If you’re required to attend regular project planning and status meetings, then indicate that you’re a strong team player and like being part of a team.

 

Q.   Why do you want this job?

A.   To help you answer this and related questions, study the job ad in advance. But a job ad alone may not be enough, so it’s okay to ask questions about the job while you’re answering. Say what attracts you to the job. Avoid the obvious and meaningless, such as, “I need a job.”

 

Q.   How do you handle pressure and stress?

A.   This is sort of a double whammy, because you’re likely already stressed from the interview and the interviewer can see if you’re handling it well or not. Everybody feels stress, but the degree varies. Saying that you whine to your shrink, kick your dog or slam down a fifth of Jack Daniels are not good answers. Exercising, relaxing with a good book, socializing with friends or turning stress into productive energy are more along the lines of the “correct” answers.

 

Q.   Explain how you overcame a major obstacle.

A.   The interviewer is likely looking for a particular example of your problem-solving skills and the pride you show for solving it.

 

Q.   Where do you see yourself five (ten or fifteen) years from now?

A.   Explain your career-advancement goals that are in line with the job for which you are interviewing. Your interviewer is likely more interested in how he, she or the company will benefit from you achieving your goals than what you’ll get from it, but it goes hand in hand to a large degree. It’s not a good idea to tell your potential new boss that you’ll be going after his or her job, but it’s okay to mention that you’d like to earn a senior or management position.

 

Q.   What qualifies you for this job?

A.   Tout your skills, experience, education and other qualifications, especially those that match the job description well. Avoid just regurgitating your resume. Explain why.

 

Q.   Why did you choose your college major?

A.   The interviewer is likely fishing to see if you are interested in your field of work or just doing a job to get paid. Explain why you like it. Besides your personal interests, including some rock-solid business reasons might show you have vision and business sense.

Download The Rich Text File : interview-questions-2.rtf

Menunggu kematian Paman Gober

January 14, 2008 at 9:19 pm | Posted in Fun | Leave a comment
Tags:

Pertama liat tulisan ini di harian KOMPAS mengenai monolog oleh Butet Kertaredjasa, yang kalo dihubungkan dengan peristiwa saat ini amat sangat mirip dengan berita mantan Presiden Soeharto. Padahal cerpen ini sudah ada sejak 13 tahun yang lalu dan ditulis oleh Seno Gumira Ajidarma
Diambil dari sini

Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal: apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober memang terlalu kuat, terlalu licin, dan bertambah kaya setiap hari. Gudang-gudang uangnya berderet dan semuanya penuh. Setiap hari Paman Gober mandi uang di sana, segera setelah menghitung jumlah terakhir kekayaannya, yang tak pernah berhenti bertambah.

Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia tak bisa hafal lagi pabrik apa saja yang dimilikinya. Bila terlihat pabrik di depan matanya, ia hampir selalu berkata, “Oh, aku lupa, ternyata aku punya pabrik sepatu.” Kejadian semacam ini terulang di muka pabrik sandal, pabrik rokok, pabrik kapal, pabrik arloji, maupun pabrik tahu-tempe. Boleh dibilang, hampir tidak ada pabrik yang tidak dimiliki Paman Gober. Ibarat kata, uang dicetak hanya untuk mengalir ke gudang uang Paman Gober.

Meskipun kaya raya, anggota klub milyarder no.1, Paman Gober adalah bebek yang sangat pelit. Bahkan kepada keluarganya, Donal bebek, ia tidak pernah memberi bantuan, meski Donal telah bekerja sangat keras. Malah Donal ini, beserta keponakan-keponakannya Kwak, Kwik, dan Kwek, hamper selalu diperas tenaganya, dicuri gagasannya, dan hasilnya tidak pernah dibagi. Cendekiawan jenius Kota Bebek, Lang Ling Lung, yang di muka rumahnya tertera papan nama Penemu, Bisa Ditunggu, pun hampir selalu diakalinya.

Sudah berkali-kali Gerombolan Siberat, tiga serangkai kelas kakap, menggarap gudang uang Paman Gober, namun keberuntungan selalu berada di pihak Paman Gober. Paman Gober tak terkalahkan, bahkan oleh Mimi Hitam, tukang tenung yang suka terbang naik sapu. Sudah beberapa kali Mimi Hitam berhasil merebut Keping Keberuntungan, jimat Paman Gober,
namun keping uang logam kumuh itu selalu berhasil direbut kembali. Tidak bisa dipungkiri, Paman Gober memang pekerja kras. Masa mudanya habis di lorong-lorong gua emas. Sebuah gunung emas yang ditemukannya menjadi modal penting yang telah melambungkannya sebagai taipan tak tersaingi dari Kota Bebek.
Continue Reading Menunggu kematian Paman Gober…

Persahabatan (Kahlil Gibran)

July 3, 2007 at 7:37 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment
Tags: ,

Sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa.

Dialah ladang hati, yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan penuh rasa terima kasih.

Sahabat adalah naungan sejuk keteduhan hati dan Api unggun kehangatan jiwa, karena akan dihampiri kala hati gersang kelaparan dan dicari saat jiwa mendamba kedamaian

Ketika ia menyampaikan pendapat, kalbu tak kuasa menghadang dengan bisikan kata “tidak”, dan tak pernah khawatir untuk menyembunyikan kata “ya”

Bilamana dia terdiam tanpa kata hati senantiasa mencari rahasianya

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala fikiran, hasrat, dan keinginan terangkum bersama, menyimpan keutuhan dengan kegembiraan tiada terkirakan.

Ketika tiba saat perpisahan janganlah ada duka, sebab yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan.

Seperti gunung yang nampak lebih agung dari padang dan ngarai.

Lenyapkan maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.

Karena cinta berpamrih yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,

bukanlah cinta, tetapi sebuah jaring yang ditebarkan ke udara

hanya menangkap kekosongan semata

Persembahkan yang terindah bagi persahabatan. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah diamengenali pula musim pasangmu.Karena persahabatan kan kehilangan makna jika mencarinya sekadar bersama guna membunuh waktuCarilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu

Sahabat kan mengisi kekuranganmu bukan mengisi kekosonganmu.

Dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa kegirangan

Berbagi duka dan kesenangan Karena dalam rintik lembut embun, hati manusia menghirup fajar yang terbangun dan kesegaran gairah kehidupan.

/*inspired from ‘hari persahabatan sedunia’ (June 26th 2007)*/

Persahabatan ibarat tangan dan mata
Saat tangan terluka, mata menangis
Dan saat mata menangis, tangan menghapus air matanya…

Continue Reading Persahabatan (Kahlil Gibran)…

Please read this if u fall in luv…

June 13, 2007 at 7:38 am | Posted in Uncategorized | 3 Comments
Tags: ,

Read this if u fall in love…

If this doesn’t touch you,
you have no heart………
But i did already know the end of the
story before i read it..

Daniel and Jasmine are sitting alone in the park
one night….

Daniel: I guess we are the left overs in this world

Jasmine: I think so…
All of my friends have boyfriends and we are only the 2 persons left in this world without any special person in our lives

Daniel: Yup I don’t know what to do

Jasmine: I know! We’ll play a game

Daniel: What game?

Jasmine: i’ll be your girlfriend for 30 days and you will be my boyfriend

Daniel: That’s a great plan in fact i don’t have anything to do for the following weeks…

DAY 1:

They watch their first movie and they both touched in a romantic film

DAY 4:

They went to the beach and had a picnic…
Daniel and Jasmine had their quality time together

DAY 12:

Daniel invited Jasmine to a circus and they rode on a Horror House….
Jasmine was scared and she touched Daniel’s hand but she touched someone else’s hand and they both laughed…

DAY 15:

They saw a fortune teller down the road
and they asked for their future advice and the fortune teller said: “My darlings,
Please don’t waste the time of your life…
spend the rest of your time together happily” Then tears flow out from the teller’s eyes

DAY 20:

Jasmine invited Daniel to go to the hill and they saw a meteor…
Jasmine mumbled something

DAY 28:

They sat on the bus and because of a bumby road Jasmine gave her first kiss to Daniel by accident

DAY 29:

11:37pm

Jasmine and Daniel sat in the park where they first decided to play this game…

Daniel: I’m tired Jasmine…
Do you want any drinks?
I’ll buy you one..
I’ll just go down the road

Jasmine: Apple Juice that’s all

Daniel: Wait for me….

20mins later… a stranger approached Jasmine

Stranger: Are you a friend of Daniel?

Jasmine: Why yes? What happened?

Stranger: A reckless drunken driver ran over Daniel and he is critical in the hospital

11:57pm

The doctor went out of the emergency room and he handed out an apple juice and a letter

Doctor: We found this in daniel’s pocket

Jasmine reads the letter and it says:

Jasmine,
This past few days,
i realized you are a really cute girl and i am really falling for you..
Your cherished….
smile you were everything when we played this game…..
Before this game would end…
I wouldlike you to be my girlfriend for the rest of my life….
I love you Jasmine….

Jasmine crumples the paper and shouted:

“Daniel ! i don’t want you to die…
I love you…
Remember that night when we saw a meteor,
I mumbled something…
I mumbled that I wish we would be together forever and never end this game.
Please don’t leave me Daniel….
I love you!
You cannot do this to me!”

Then the clock strikes 12

Daniel’s heart stop pumping

THEN IT WAS THE 30TH DAY……..

from this story above.. I just wanna tell u….

Always love your loved ones and show them how you feel before it is too late…
You will never know when they will be gone from your embrace…
If you were given a time to bestow petals of everlasting compassion and love to your loved ones?
Today is the day….
Love them while they are still here…

taken from: bLoG DudE pOEnyA

Continue Reading Please read this if u fall in luv……

Please read this if u fall in luv…

June 13, 2007 at 7:38 am | Posted in Curhat | 2 Comments
Tags:

Read this if u fall in love…

If this doesn’t touch you,
you have no heart………
But i did already know the end of the
story before i read it..

Daniel and Jasmine are sitting alone in the park
one night….

Daniel: I guess we are the left overs in this world

Jasmine: I think so…
All of my friends have boyfriends and we are only the 2 persons left in this world without any special person in our lives

Daniel: Yup I don’t know what to do

Jasmine: I know! We’ll play a game

Daniel: What game?

Jasmine: i’ll be your girlfriend for 30 days and you will be my boyfriend

Daniel: That’s a great plan in fact i don’t have anything to do for the following weeks…

DAY 1:

They watch their first movie and they both touched in a romantic film

DAY 4:

They went to the beach and had a picnic…
Daniel and Jasmine had their quality time together

DAY 12:

Daniel invited Jasmine to a circus and they rode on a Horror House….
Jasmine was scared and she touched Daniel’s hand but she touched someone else’s hand and they both laughed…

DAY 15:

They saw a fortune teller down the road
and they asked for their future advice and the fortune teller said: “My darlings,
Please don’t waste the time of your life…
spend the rest of your time together happily” Then tears flow out from the teller’s eyes

DAY 20:

Jasmine invited Daniel to go to the hill and they saw a meteor…
Jasmine mumbled something

DAY 28:

They sat on the bus and because of a bumby road Jasmine gave her first kiss to Daniel by accident

DAY 29:

11:37pm

Jasmine and Daniel sat in the park where they first decided to play this game…

Daniel: I’m tired Jasmine…
Do you want any drinks?
I’ll buy you one..
I’ll just go down the road

Jasmine: Apple Juice that’s all

Daniel: Wait for me….

20mins later… a stranger approached Jasmine

Stranger: Are you a friend of Daniel?

Jasmine: Why yes? What happened?

Stranger: A reckless drunken driver ran over Daniel and he is critical in the hospital

11:57pm

The doctor went out of the emergency room and he handed out an apple juice and a letter

Doctor: We found this in daniel’s pocket

Jasmine reads the letter and it says:

Jasmine,
This past few days,
i realized you are a really cute girl and i am really falling for you..
Your cherished….
smile you were everything when we played this game…..
Before this game would end…
I wouldlike you to be my girlfriend for the rest of my life….
I love you Jasmine….

Jasmine crumples the paper and shouted:

“Daniel ! i don’t want you to die…
I love you…
Remember that night when we saw a meteor,
I mumbled something…
I mumbled that I wish we would be together forever and never end this game.
Please don’t leave me Daniel….
I love you!
You cannot do this to me!”

Then the clock strikes 12

Daniel’s heart stop pumping

THEN IT WAS THE 30TH DAY……..

from this story above.. I just wanna tell u….

Always love your loved ones and show them how you feel before it is too late…
You will never know when they will be gone from your embrace…
If you were given a time to bestow petals of everlasting compassion and love to your loved ones?
Today is the day….
Love them while they are still here…

taken from: bLoG DudE pOEnyA

Hari Ini Dia, Esok Siapa?

May 17, 2007 at 7:47 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment
Tags:

Dari kejauhan Jack terus menekan kuat pedal gas kendaraannya. Ia tidak mau terlambat. Apalagi lampu merah di wilayah yang dilaluinya menyala cukup lama.

Lampu lalu lintas berganti kuning. Sekitar tiga meter menjelang garis putih horisontal di jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang. Haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tidak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya, sambil terus melaju.

PRIIIT!!! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jack menepikan kendaraan sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Hey, itu kan Bob, teman semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega.

Ia melompat keluar dari dalam mobil sambil berkata: “Hai, Bob! Senang sekali ketemu kamu lagi!”. “Hai, Jack,” sapa Bob tanpa senyum.

“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah. Hari ini dia ulang tahun, jadi dia dan anak-anak sudah menyiapkan pesta di rumah. Tentu aku tidak boleh terlambat dong,” kata Jack.

Bob berkata, “Saya mengerti. Tapi sebenarnya saya sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.” Jack mulai gelisah. Ia harus ganti strategi. “Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat tadi lampu kuning masih menyala kok.” Aha.. terkadang berdusta sedikit tentu bisa memperlancar situasi.

”Jack, kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu,” ujar Bob dingin. Dengan wajah ketus, Jack menyerahkan SIM-nya ke Bob lalu masuk ke dalam mobilnya dan menutup kaca jendela. Sementara Bob menulis sesuatu di buku tilangnya.

Tak lama berselang, Bob muncul dan mengetuk kaca mobil Jack. Jack yang kadung kesal dan marah hanya membuka kaca jendela sedikit. Ujarnya mengumpat di dalam hati, “Ah, masa lima senti sudah cukup untuk memasukkan surat tilang?”

Sesudah Jack menerima surat tilang itu dia langsung menekan kembali pedal gas, memacu mobilnya dan cepat berlalu dari tempat tersebut. Tanpa berkata-kata Bob pun kembali ke posnya.

Setelah agak jauh dari tempat kejadian, Jack hendak memasukkan SIM-nya ke
dompet. Saat itu ia terkaget-kaget setelah melihat selembar surat tapi bukan surat tilang. “Surat apa ini? Ini bukan surat tilang! Kenapa ia tidak memberiku surat tilang?” tanya Jack. Seketika itu juga ia langsung meminggirkan mobilnya dan membaca surat dari Bob tadi.

Begini isi surat tersebut:

Halo, Jack. Tahukah kamu aku mempunyai seorang anak perempuan. Anakku satu-satunya. Ia sangat cantik dan lincah. Aku dan istriku sangat menyayanginya. Sayang, ia sudah meninggal karena tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah, saat ia melintas bersama ibunya di zebracross.

Anakku langsung meninggal di tempat. Istriku sampai saat ini mengidap depresi hebat. Pengemudi yang sembrono tadi hanya dihukum penjara selama tiga bulan saja. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi.

Sedangkan aku? Aku kehilangan malaikat kecil kesayanganku. Aku dan istriku masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengaruniai seorang anak lagi, agar dapat kami peluk. Tapi, kondisi istriku tidak memungkinkan.

Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Oh.. betapa sulitnya! Begitu juga kali ini.

Maafkan aku, Jack. Doakan agar permohonan kami mempunyai anak terkabulkan.

Berhati-hatilah saat menyetir.

Dari temanmu,

Bob

Jack kaget sekali saat ia membaca surat Bob. Ia langsung memutar balik mobilnya dan pergi ke pos jaga Bob. Namun, Bob sudah meninggalkan pos itu, entah ke mana.

Sepanjang jalan pulang Jack mengemudi dengan hati-hati dan ia berjanji
dalam dirinya untuk menahan diri agar tidak ngebut dan menyetir
ugal-ugalan. Kali ini Ia teringat akan anak-anaknya.

Seorang gadis kecil, di tepi jalan..
Rambut melambai, berpita merah..

Senandung kecil ..la la la.. di bibirnya..
Dalam langkah kecil, seirama kakinya..

Satu perempatan jalan, dilewat sudah..
Si gadis kecil masih berjalan riang..

Di antara roda-roda, yang berputar di jalan..
Setengah batu lagi, sampailah di rumah..

Ketika si gadis melintas di jalan..
Matanya yang manis, mendadak menyala..
Sebuah kereta mesin yang ganas..
Menerjang dan… melindasnya..

Gadis kecil terkapar di aspal panas..
Tinggal menatap ibu bapa, memungutnya..

Sebuah permata keluarga hilang sudah..
Hari ini dia, esok lagi siapa………

Hari ini dia, esok lagi siapa………
Hari ini dia, esok lagi siapa………

Memang, tak selamanya orang harus mengerti kita. Bisa jadi kesukaan kita
adalah kedukaan orang lain. Hidup ini sangat berharga, karena itu jalanilah
dengan penuh hati-hati dan saling menghargai.

diambil dari sini

Continue Reading Hari Ini Dia, Esok Siapa?…

Tuhan Tahu

March 17, 2007 at 7:09 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment
Tags:

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha
yang sepertinya sia-sia…
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan
hatimu masih terasa pedih…
Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu
sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu
terlalu sibuk untuk menelepon…
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba
segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal
dan kau merasa tertekan…
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan….
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau
merasa ingin mengucap syukur…
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban…
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau
menghadap….

Continue Reading Tuhan Tahu…

Sebelum Kamu Mengeluh

March 17, 2007 at 6:58 am | Posted in Uncategorized | 2 Comments
Tags:

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa.
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk
didalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan
teman hidup

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi
dirinya mandul

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak
mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka
mempunyai pekerjaan seperti anda

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan mengucap syukurlah bahwa kamu masih hidup !

Life is a gift

Live it…

Enjoy it…

Celebrate it…

And fulfill it.

Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu

Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan

Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
karena anda Menyayangi dan mencintai Mereka jadilah mereka CANTIK dan
TAMPAN

Kecantikan bukan diwajah dan ketampanan bukan digagahnya seseorang, tapi
cantik dan tampan muncul dari HATI, disebut jg dengan Hati Nurani.

Continue Reading Sebelum Kamu Mengeluh…

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.