Laptop Wajib Bagi Mahasiswa Baru

June 8, 2008 at 1:23 pm | Posted in Curhat | 3 Comments
Tags: , , , ,

Hmm…. ada pengumuman baru dari kampus nih…

Mulai ajaran tahun depan (2008/2009), mahasiswa baru PI Del diwajibkan memakai laptop. Beritanya dapat dilihat di web SPMB PI Del. Yang ‘menarik’ dari berita tersebut adalah, mahasiswa wajib membeli laptop sesuai rekomendasi kampus, tidak boleh membeli sendiri. Mari kita bahas satu persatu. Mulai dari kewajiban membeli laptop, aku tidak tahu apakah ini malah akan memberatkan bagi sebagian mahasiswa baru atau mahasiswa baru malah semakin diuntungkan dengan kewajiban ini. Aku rasa preferensi tiap-tiap orang berbeda. Jika aku adalah salah satu orang yang termasuk dalam mahasiswa baru tahun ajaran 2008/2009, aku malah merasa beruntung dengan kewajiban ini. Dulu ketika tahun 2005, aku sedikit ‘mengancam’ orangtuaku untuk membelikanku laptop apabila aku diterima di kampus ini, he-he-he tapi kenyataannya hal itu baru kesampaian setahun setelah aku masuk ke PI Del. Kemudian bagaimana dengan mahasiswa yang keadaan ekonominya sedikit lebih susah. Baiklah, kita sekarang sudah membicarakan keadaan ekonomi, maka kita akan membicarakan harga laptop yang kita bahas kali ini.

Lewat berita tersebut, harga laptopnya dapat kita sebutkan seharga Rp 6.900.000 . Yang perinciannya adalah sebagai berikut: Rp 500.000 sebagai uang muka yang dibayarkan pada saat pendaftaran ulang dan sisanya diangsurkan setiap bulan sebesar Rp 200.000 selama 32 bulan, terhitung mulai bulan Januari 2009. Perlu disampaikan bahwa fasilitas kredit kepemilikan laptop tersebut tanpa bunga. Dengan uang sebesar itu, aku belum tahu spesifikasi laptop seperti apa yang akan kita dapatkan, karena selain tidak disebutkan oleh pihak kampus, aku tidak mempunyai daftar spesifikasi yang dapat dijadikan acuan (dari bhinneka.com misalnya). Tapi kalau boleh berandai-andai dan menebak-nebak, saya pikir dengan harga sebesar itu kita sudah bisa mendapatkan spesifikasi laptop standar yang dapat digunakan untuk kegiatan perkuliahan sehari-hari. Apalagi jika hanya digunakan sebatas memprogram dan mengkompilasi, ngurus database kecil, membuat server sederhana, dll yang merupakan kegiatan yang sering dilakukan di kampus ini 🙂 . Tapi yang jadi masalah, kan ga semua orang hanya melakukan kegiatan yang membutuhkan resorce laptop yang tidak terlalu besar. Ada juga kan yang merasa, kalau spesifikasinya hanya yang biasa-biasa saja sepertinya kurang afdol, maunya spesifikasi yang paling top saat ini. Misalnya ‘mereka’ mau RAM minimal 2GB, dedicated VGA Card (bukan onboard), Blu-Ray Optical Disk Drive, Hardisk 200 GB. Mereka ini biasanya golongan yang tidak terlalu mempermasalahkan biaya. Walaupun golongan ini bukanlah golongan mayoritas, persentasenya sangat kecil. Atau ada golongan yang fanatik terhadap suatu merek laptop. Mungkin dia atau anggota keluarganya sudah pernah menggunakan laptop sebelumnya, dan merasa puas dengan merek laptop yang digunakan. Nah, misalnya laptop yang wajib dimiliki mahasiswa nanti memiliki merek yang berbeda dengan yang pernah digunakan sebelumnya, pasti akan merasa under-estimate atau kurang selera memakai laptop tersebut. Soalnya aku sudah melihat kasus nyatanya juga di kampus. Ada teman yang harus memilih merek ‘X’ketika membeli laptop. Mungkin dia terpengaruh oleh iklan, atau ada teman atau kerabat yang merekomendasikannya. Padahal menurutku sih, laptop merek apapun bagus ASAL kualitas customer servicenya sudah terjamin. Yang jelas biaya yang harus dibayarkan setiap bulan semakin bertambah, di luar biaya asrama dan makan yang rata-ratanya sekitar Rp 500.000. Hmmmm……
Lanjutkan Membaca

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.