Life is Pain, Death Apalagi

April 15, 2007 at 6:54 am | Posted in Uncategorized | 4 Comments
Tags:

Pernah bermimpi tentang kematian? Gw baru tadi malam mimpinya, dan tebak siapa yang mati dalam mimpi gw itu? Gw sendiri!!!!!
Tapi anehnya, gw pun bisa melihat badan gw sendiri yang udah mati itu…
Seolah-olah gw berperan sebagai orang lain, tapi gw merasa tetap sebagai diri gw sendiri.

Ceritanya gw waktu itu ada di sebuah lokasi yang sepertinya mirip dengan kampus gw, gw lagi berjalan dari lokasi mirip auditorium menuju lokasi mirip entrance hall, pada saat itu turun hujan dan hari udah malam, pun di sekitar entrance hall banyak orang (mirip banget dengan situasi perayaan paskah kampus yang gw ikuti pada malam sebelum gw beranjak tidur)

Kemudian tiba-tiba ada yang memberitahukan (dengan cara berteriak, tapi bukan teriak histeris) kepada gw dan orang-orang di situ bahwa seseorang yang bernama Bonar telah mati, berkali-kali dia mengucapkan itu. “Hey, gw masih di sini, bagaimana caranya gw bisa mati?”, pikir gw dalam hati. Tetapi gw bergegas ke suatu tempat dan sampai di ruangan yang mirip dengan kelas. Di sana udah ada sekitar 5-10 orang, dan ada sebuah benda yang mirip dengan peti dan di dalamnya ada orang, sampai di sini gw belum jelas siapa orang yang ada di peti tersebut.

Setelah mendekati benda yang mirip peti tersebut, ternyata bener orang yang di dalam peti itu adalah gw, yang memakai jaket yang mirip dengan jaket PI-Del angkatan 2005, tetapi udah terbuka, dan posisi gw bukan berbaring melainkan kepala dan tangan berada di samping peti dan keluar dari peti, sedangkan dari dada ke bawah masih berada di dalam peti. Terus di baju bagian punggung, ga tau kenapa basah semua. Ga jelas basah karena apa, tapi gw rasa bukan darah. Mata gw udah tertutup dan muka gw seperti orang menahan sakit, ga ada tanda-tanda beristirahat dengan damai.

Jelas aja gw bingung dan bertanya-tanya kok diri gw sendiri yang bisa ada di peti itu? Apa gw ini rohnya yang udah mati? Untuk memastikannya, gw melihat sekeliling, dan apakah masih ada yang bisa melihat keberadaan gw? Dan ketika gw melihat satu orang yang mirip dengan teman kuliah gw, dia sepertinya merespon balik dan berbicara dengan gw. So, kenapa orang lain masih bisa berbicara dengan gw sedangkan gw sendiri bisa melihat bahwa gw telah mati. Sampai di sini, gw mulai merasa bahwa ini cuma mimpi, tapi gw blum bisa bangun pada saat itu.

Tapi bener deh, melihat diri loe sendiri yang udah mati merupakan perasaan yang menakutkan. Tetapi ada yang lebih menakutkan lagi, yaitu ketika respon orang-orang di sekeliling loe biasa-biasa aja pada saat loe udah ga ada di dunia ini lagi. Gw ingat satu ungkapan, seperti ini: “Pada saat kamu lahir ke dunia, kamu menangis tetapi orang-orang di sekitarmu tertawa bahagia, oleh karena itu perbuatlah kebaikan kepada semua orang, sehingga ketika kamu mati, kamu mati dengan tersenyum dan orang-orang di sekitarmu menangis.”

Atau ilustrasi yang ada di buku 7 Habits, karangan Stephen R. Covey:
Bayangkan anda berada di suatu tempat, dan kebetulan anda berdiri di depan gereja. Gereja tersebut sedang ramai dengan orang-orang karena gereja tersebut mengadakan misa bagi seseorang yang baru saja meninggal dunia. Anda masuk ke dalam gereja tersebut, dan melangkah ke depan altar yang terdapat peti mati. Pada saat anda maju ke depan altar, anda melihat banyak orang-orang yang anda kenal, apakah itu teman, saudara, atau kerabat lain mengikuti misa tersebut dan sesekali anda melihat di antara mereka ada yang menangis tersedu-sedu dan mengusap air mata.
Setelah anda di depan altar, anda mendapati bahwa orang yang ada di dalam peti tersebut adalah anda sendiri, yang sudah mengenakan pakaian rapi dan beristirahat dengan damai. Tentu saja anda kaget, namun anda memilih untuk mengikuti misa tersebut dan duduk di bangku. Kemudian pendeta memanggil satu persatu orang yang hadir di misa tersebut, dan meminta menceritakan tentang anda. Apa yang telah anda perbuat selama masih hidup, apakah anda baik terhadap orang tersebut? Pokoknya kesan tentang anda selama masih hidup, diceritakan semua.
Menurut Covey, apa yang anda ingin dengar dari orang-orang tersebut adalah tujuan hidup anda di dunia ini, so sekarang bayangkanlah ilustrasi di atas.

OK, lanjut lagi ke mimpi gw, setelah itu badan gw dibawa ke suatu tempat yang mirip dengan asrama putara, dan parahnya, cara membawa peti cuma dengan didorong aja. Selanjutnya gw lupa dengan apa yang terjadi di asrama, dan di situlah gw bener-bener bangun dari tidur dan menyadari kalo tadi itu cuma mimpi. Menyadari bahwa kejadian itu hanya sebuah mimpi bener-bener melegakan gw, karena gw takut banget kalau itu memang terjadi dalam kehidupan gw. Gw akuin kalau setelah mimpi itu, gw takut akan kematian. Makanya setelah gw bangun, gw langsug berdoa, gw menganggap kalo mimpi itu merupakan nasehat dan sekaligus peringatan dari Tuhan, soalnya gw sering banget pas ngelamun, mikirin gimana yah kalau gw mati? gimana kalau gw ga ada lagi di sini? dan juga gw pengen mengakhiri keberadaan gw di sini dengan cepat.
Ternyata itu semua salah besar, Tuhan masih sayang banget sama gw sehingga Dia masih ingin gw di sini. Sampai saat ini.

Sitoluama, 15 April 2007.

4 Comments »

RSS feed for comments on this post.

  1. panjang amat Blognya…

    Gak sempet baca neh…

  2. seremmm euy… jadi kepikiran…😀

  3. @’-‘Denniee’-‘:

    sekarang dah sempet dong..?

    @Melania:
    iya tuh, aku aja takut banget, selama beberapa hari setelah mimpi jadi kepikiran terus…

  4. Serem sekali mimpinya :O

    Tpi bukannya mimpi itu kebalikan dari kenyataan?

    Kalo di mimpi kamu Mati

    Berarti di kenyataan umur kamu tambah panjang.

    Hahaha (ada ada aja)

    Ya Semoga aja bener:mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: