Angkolit 1st Anniversary

September 16, 2006 at 10:08 pm | Posted in Uncategorized | 5 Comments
Tags:

Lagi-lagi cerita basbang. Kali ini gw pengen nulis tentang Angkatan gw yang merayakan ulang tahun pertamanya. Angkolit? Apaan tuh? Buat yang blom tau, Angkolit (bukan Angkoli) itu kependekan dari ANGkatan KOsong LIma Terbaik. Sebenernya masih ada kepanjangannya lagi, yaitu smart and kreatif. Jadi kalo lo nanya, “Apa kabar Angkatan 05?”, maka gw dan temen-temen seangkatan bakalan bernafsu menjawab dengan teriakan “Angkolit, Angkatan Kosong Lima Terbaik, Smart and Creative”.
Angkolit ini lahir pada tanggal 9 September 2005, yaitu hari dikukuhkannya gw dan temen seangkatan menjadi mahasiswa Politeknik Informatika Del secara resmi. Jadi, untuk memperingati 1 tahun kelahiran angkolit, kami merencanakan acara jalan-jalan ke Danau Toba dan sekitarnya pada tanggal 10 September yang lalu. Lho, kok tanggal 10?Kan ulangtahunnya tanggal 9? Nah, kalo lo baca postingan gw sebelumnya tentang IDG, pasti tau alasannya kenapa. Soalnya tanggal 9 Septembernya diadakan wisuda angkatan 2003, jadi ga memungkinkan untuk pergi pada hari itu.

Setelah melalui beberapa kali rapat serta diwarnai dengan isu kalo acara jalan-jalannya ga jadi, akhirnya pada tanggal yang telah disepakati sebelumnya, Minggu, 10 September 2006, kami berangkat juga. Mulai pagi-pagi benar gw udah bangun untuk mandi, tapi karena ada teman (appara) gw yang berulang tahun pada hari yang sama, maka, gw meluangkan waktu sejenak untuk menonton teman gw itu dikerjain habis-habisan sama teman gw yang lain. Kasian jg sih ngeliatnya, masa dikocok-kocok di dalam tong sampah yang udah diisi ama air, pasir, sabun, deterjen, dll.
Abis mandi, terus ke kantin bwat sarapan yg udah disediain ama seksi konsumsi. Kemudian kita baru berangkat pukul 8 lewat dikit dari rencana pukul 7 udah harus berangkat. OiA, dosen gw ada jg yang ikut loh. Mereka diantaranya adalah, Mr.Gandhi, Mr.Henry, dan Ms. Renta. Mr. Freddy ikut juga sih, tapi beliau cuma ikut sampai Parapat doang, abis itu balik lagi ke kampus karena ada urusan. Setelah 1 jam perjalanan dari kampus, kita sampai di perhentian pertama, Parapat. Kami langsung menuju ke Pantai Bebas namanya, yaitu area semacam tempat piknik gitulah dibawah tenda dan di depan kami langsung terhampar Danau Toba. Di sinilah dimulainya acara, biasa lah kalo ulangtahun, nyanyi2 abis itu potong kue tart buat dibagi-bagiin. Acara selanjutnya yaitu games, gamenya jg standar, yaitu membalikkan kotak korek api untuk diberikan ke orang di sebelahnya dengan diiringi musik yg tidak tahu kapan berhentinya. Trus orang yang terakhir memegang kotak korek api ketika gitar berhenti dimainkan, dialah yang akan dihukum, diambil salah satu barangnya, dan jika ingin barangnya kembali dia harus memeragakan satu instruksi terlebih dahulu dari balon yang dipecahkan. Dosen pun ada yang kena hukum juga, soalnya seperti sudah diatur, yaitu pas giliran dosen lagi memegang kotak korek api, salah satu dari kami memberikan kode kepada gitaris supaya berhenti bermain gitar, otomatis dosen tersebut kena hukum.
Hukumannya lucu-lucu, ada yang disuruh meragakan monyet, pura-pura jadi banci, menyatakan cinta, menari, jadi model, dll. Abis acara game ini adalah acara bebas, jadi terserah mo ngapain aja. Gw milih berenang di Danau Toba sama teman gw. Ternyata dalam juga bah, jadinya gw ntewa ban deh biar bisa berenang ke tempat yang lebih jauh. Ada juga yang naek speedboat, seru tuh kayaknya, tapi ada juga yang cuma duduk ngobrol di pinggir danau. Abis main-main di danau selama 1 jam, capek juga. Kami semua kumpul lagi buat makan siang. Makan siang selesai, kita pergi ke tujuan berikutnya, tempat wisata batu gantung. Kalau mau lebih jelas seperti apa batu gantung itu, lo bisa buka album foto yang udah gw sertain juga di sini. Ada sih mitos atau cerita kenapa bisa terbentuk batu gantung itu, tapi gw males ngejelasinnya di sini. Di tempat itu kami cuma sebentar aja, kira-kira 10 menit.

Abis itu, kapal membawa kami ke tujuan berikutnya, Tuk-tuk Siadong, wow… it’s my favorite place in Samosir Island. Di situ kami sebentar banget, udah gitu ga sempat turun dari kapal lagi, OiA, tempat tujuan kami di Tuk-tuk adalah tempat gw menginap sama teman gw waktu pertama kali pergi ke Pulau Samosir, tempatnya asik banget, soalnya langsung di tepi danau, jadi loe bisa langsung berenang-renang di danaunya. Kapan ya gw bisa nginap di tempat itu lagi?
Tujuan berikutnya adalah Tomok, masih di pulau Samosir juga. Eh, pas turun kapal sempat ketemu juga sama K’ Linar, kayanya itu pertemuan terakhir de, hiks ;-(. Nah tomok ini pusatnya jualan baju-baju khas dari Danau Toba, yaitu baju yang bertuliskan Lake Toba dengan berbagai macam jenis. Trus di Tomok ini juga terdapat makam-makam kuno yang sepertinya sudah berumur ratusan tahun, salah satunya makam Raja Sidabutar. Dan juga ada museum batak yang berisikan alat-alat tradisional yang digunakan suku batak pada jaman dahulu. Walaupun Tomok merupakan pusat souvenir, tapi gw kemarin ga beli apa=apa, soalnya selain gw udah pernah ke tempat itu sebelumnya (2x), yang dijual di sana juga itu-itu aja, jadi bosan karena ga ada variasi yang lain-lain. Ini pesen dari gw buat loe yang mau berwisata ke Danau Toba, kalau ke Danau Toba, ngga lengkap rasanya kalo ga ke Pulau Samosir juga, khusunya Tomok dan Tuk-tuk. Dan kalo ke Tuk-tuk, ga lengkap kalo ga bermalam di sana. Soalnya kita bisa menjelajahi keindahan Tuk-tuk dengan berkeliling naik sepeda yang disewakan.

Tempat tujuan terakhir yaitu, tempat penangkaran monyet, masih di sekitar Parapat juga. Setelah membayar uang masuk, kita naik ke dalam hutan tempat monyet-monyet itu tinggal. Aje buset, monyetnya jail-jail juga, Ellsa, tasnya langsung disambar sama seekor monyet, hi..hi.. dia ketakutan setengah mati, nyesel banget kayaknya dia ikut masuk. Tapi itu belum seberapa, kira-kira 200 meter dari pintu masuk ternyata kita seperti masuk ke kandang monyet, lebih banyak monyet yang ada. Di sana juga ada penjaganya yang menetap tinggal di sana. Mereka menawarkan sesisir pisang seharga 2000 perak buat dikasih ke monyet-monyet. Gila, monyet-monyetnya agresif banget, dia langsung menyambar pisangnya, padahal belum kita kasih ke mereka. Kita cuma sebentar aja di sana, paling sekitar 30-menitan. Yang gw takutin selama dan waktu keluar dari tempat penangkaran monyet itu cuma satu. Jangan-jangan diantara monyet-monyet itu ada yang mengidap virus berbahaya dan menular ke manusia, gw namain flu monyet!(he..he.. emang ada ya flu monyet?)

Karena hari udah sore menjelang malam, kami semua langsung naik ke tronton yang akan membawa kami pulang ke asrama. Gila, perjalanan kali ini lebih banyak capeknya yg gw dapet. Setelah sampai di asrama, gw dan Alisyah langsung makan malam, setelah itu ke entrance hall dulu untuk merayakan ulang tahun Eka. Gw dah ga tahan lagi untuk langsung tidur, makanya abis acara ulang tahun, gw langsung balik ke asrama. Dan setelah ke kamar gw mengganti baju, abis itu gw langsung berbaring di tempat tidur. Akhirnya dengan damai gw tertidur, setelah sebelumnya gw sempat ber-sms-an sama beberapa orang. Tidur malam itu terasa nyenyak banget, namun besoknya badan gw terasa sakit-sakit.

5 Comments »

RSS feed for comments on this post.

  1. heeeee…nama gw disebut jg… =P

  2. nama gw juga???

  3. he..he.. sori nieh kalo gw main tulis nama orang tanpa permisi dulu, tapi ada untungnya loh, itung-itung nambah reputasi (di kalangan PI Del) =)

  4. hiks.. nama gw ga disebut.. mank ada hubungannya? ada2 aja..

    Kayanya seru bgt 1st anniversary nya anak angktn 5. Jd pengen…

  5. @ -dhede-:
    buset!! kok lama bgt ngasi komennya?
    udah basbang tuh.. he..he..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: